Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Banten Darurat Corona

Oleh : Siti Kholisoh Ahyani (Peneliti PATTIRO BANTEN) Banten menjadi provinsi peringkat ketiga (9,1%) yang terdampak virus covid-19 di Indonesia setelah DKI Jakarta (59.7% ) dan Jawa Barat (11.5% ) data tersebut diakses dari laman  https://covid19.kemkes.go.id/  per-Tanggal 21 Maret 2020 pukul 14.30 WIB. Dalam  laman Kemenkes menyebutkan angka kasus di Banten sebanyak 47 kasus, hal ini berbeda dengan informasi dilaman  https://infocorona.bantenprov.go.id/  (22 Maret 2020, 18.00 WIB) laman pemerintah provinsi Banten tersebut hanya sebanyak 34 kasus. Dalam laman pemprov Banten menyebut jumlah pasien positif corona sejumlah 34 orang, 1 orang dinyatakan sembuh, 4 orang lainnya meninggal dunia, sisanya masih dalam perawatan. Sedangkan total Orang dalam pemantauan  (ODP) sejumlah 602, 99 orang dinyatakan sembuh dan 503 orang lainnya dalam pemantauan. Kemudian pasien dalam pengawasan (PDP) sejumlah 125 pasien, 116 pasien masih dalam perawatan dan 9 pasien lainnya ...

Meluruskan Niat

Meluruskan Niat Tangerang, 11 Nopember 2018 Awal tahun 2017 ka john pernah bertanya ke gue sebuah pertanyaan yang dipertanyakan nanti ketika ia ingin mendaftar menjadi staff SOSMAS BEM KEMA UNPAD 2017, masih teringat jelas pertanyaan itu katanya “han kenapa sih lu seneng banget ikut kegiatan social? Menurut lu gue harus jawab apa kalau gue ditanya alasan untuk gabung di kementrian ini?” Dengan jelas gue jawab “gue seneng banget ikut kegiatan social karena gue merasa itu sebagai re-charge buat diri gue ka, selain ibadah ikut kegiatan social itu sebagai wujud syukur gue untuk terus setidaknya bermanfaat buat orang lain dan kalau gue ditanya kenapa gue mau gabung dikementrian itu, gue khawatir ka kelak ketika gue meninggal dan dimintai pertanggung jawabannya eh ternyata semua yg gue lakuin gada yang bermanfaat. gini deh simpelnya, ilmu gue gaseberapa, karya yang gue hasilkan pun belum ada terus ketika gue meninggal nanti apa amalan yaumiah gue yang bisa menolong gue nanti? Kal...

BUKU HARIAN AYAH

Tangerang, 22 April 2018 Hari ini adwi nemuin buku harian abi, sederhana memang hanya sisa buku pelajaran yang sudah tak terpakai yang memang sudah terlihat usang. Kulihat bait baitnya sungguh membuat aku menangis.   Bagaimana tidak? Hanya sebuah cerita Durian yang mungkin bagi sebagian orang adalah hal-hal kecil, namun sangat membekas dihati. Seingatku kala itu aku yang biasa pulang sekolah langsung ke kantor abi dan menunggu abi disana, dengan niat ingin pulang bersama. Pukul 23.00 tepatnya aku dan abi pulang, namun seketika aku bingung tiba-tiba abi memberhentikan motornya tepat ditukang durian yang memajangkan durian murah sekitar 10-20rban, tanpa pikir panjang abi langsung memilah dan memilihnya. Sedap memang wanginya buah itu, lekas abi membungkusnya 6 buah durian dengan uang yang ia dapatkan dari mengajar ngaji sekitar Rp 200k seingatku, dengan kecepatan yang sangat maksimal aku rasa abi ingin segera tiba dirumah untuk makan buah itu bersama keluarga. Namun keti...