Release
Pertemuan Sekolah Aman SDN Terasbendung 1
“Sekolah Aman,
Sukseskan”
YAPPIKA Action.aid
adalah Lembaga Non-Profit yang memiliki sebuah program kerja yaitu sekolah aman
berkerjasama dengan Pattiro Banten dalam melaksanakan program kerjanya. Sekolah
Aman yang sudah digagas sejak tahun 2016 lalu, telah menghasilkan pembangunan
rehabilitasi diberbagai sekolah dampingan. februari lalu tim Pattiro Banten
melakukan Survey Sekolah Rusak yang disesuaikan dengan data dari Dapodik
Kab.Serang, akan tetapi dari 21 Sekolah
yang tim kunjungi telah mendapatkan dana rehabilitasi dan sudah mendapatkan
pembangunan Sekolah. Berdasarkan laporan atau usulan dari masyarakat terkait
adanya sekolah yang terbilang rusak, tim melakukan survey kembali pada beberapa
sekolah tersebut, salahsatunya SDN Terasbendung 1 Kec.lebakwangi. Setelah
mendapatkan informasi lebih lanjut tentang sekolah, tim Pattiro Banten segera
membuat sebuah jadwal Pertemuan Pertama
dengan pihak sekolah, Masyarakat, Wali Murid, dan Aparatur Desa untuk menindaklanjuti
SDN Terasbendung 1 Sebagai SDN dampingan Pattiro Banten.
Puji Syukur kegiatan pertemuan pertama di SDN Terasbendung 1 telah terlaksana pada tanggal 20 April 2019, kegiatan yang dimulai pada pukul 09.30 dan berakhir pada pukul 11.30, kegiatan ini diawali dengan Sambutan Kepala Sekolah,
"SD
ini dahulunya merupakan sekolah induk, muridnya pun bisa mencapai 500 orang,
namun semakin hari kian ditinggalkan oleh peminatnya yang lebih memilih
bersekolah di sekolah lain yang lebih aman dan nyaman, dan kini hanya sampai
100 orang siswa saja yang masih ingin bersekolah disini. sekolah yang
mendapatkan dana rehab pada tahun 2002 ini sudah mulai banyak yang mengacuhkan,
tak banyak yang peduli begitu pun dengan masyarakat yang kurang menjaga sekolah,
dengan membiarkan sekolah dipakai untuk bermain sepak bola bagi anak-anak yang
kemudian menghancurkan kaca maupun pintu sekolah. berbagai upaya telah pihak
sekolah lakukan untuk mendapatkan perbaikan sekolah demi kenyamanan kegiatan
belajar mengajar, namun rasanya itu hanya angin lalu bagi pemerintah. tapi
sekolah akan tetap berdoa dan berusaha agar SDN ini mendapatkan prioritas
pembangunan di tahun ini, dan Alhamdulillahnya kami dipertemukan dengan lembaga
Pattiro Banten, yang semula kami anggap sebagai lembaga yang biasanya memeras
sekolah. semoga dengan kehadiran Pattiro dalam memberikan pendampingan, sekolah
kami bisa menjadi lebih baik dari sebelumnya, dan agar tumbuhnya partisipasi
masyarakat dalam merawat ruang publik layaknya sekolah yang merupakan bagian
dari masyarakat." Ungkap Bapak Yunihardi
(Kepala Sekolah SDN Terasbendung 1)
Acara selanjutnya sambutan Direktur Eksekutif Pattiro Banten. yang Kemudian dilanjutkan dengan Perkenalan Lembaga Pattiro Banten dan YAPPIKA Action.Aid, dan Sharing Keresahan antar Stakeholder. Dalam sharing ini para guru dan wali murid mulai meluapkan keresahan-keresahannya dimulai oleh keresahan guru yang sering mengalami kebocoran ketika hujan saat sedang mengajar, serta kekhawatiran jika nanti atap roboh dan mengancam para siswa yang sedang belajar, karena menurutnya kuda-kuda dan plafon sudah terbilang rapuh. Serta keresahan wali murid yang khawatir jika anaknya yang menjadi korban plafon yang roboh maupun korban anak yang terjatuh di lantai yang tak stabil. Setelah menyampaikan keresahannya Fasilitator Menyampaikan Maksud dan Tujuan kehadiran Pattiro Banten guna membersamai dalam melakukan advokasi perbaikan sekolah, dengan Membahasa Rencana Tindak Lanjut pertemuan untuk memperkuat struktur kepengurusan komunitas sekolah dalam melakukan pendampingan, yang kemudian diakhiri dengan penutup Serta Foto Bersama. Semoga melalui kegiatan pertemuan ini agar terciptanya silaturahmi yang baik antar stakeholder demi tercapainya Mutu Pendidikan di SDN Terasbendung 1 yang aman dan nyaman.
|
||||
Komentar
Posting Komentar